Jumat, 20 April 2012

Sulitkah Industri Pangan Kecil Menerapkan ISO 22000?

Apakah Anda memiliki perusahaan dengan ukuran kelas kecil dan menengah serta pada saat ini sangat tertarik untuk melakukan program sertifikasi ISO 22000 ? Namun Anda tidak memiliki rasa percaya diri yang memadai untuk menerapkan sistem tersebut. Jangan khawatir, proses aplikasi program sertifikasi ISO 22000 dapat dilakukan untuk semua jenis industri pangan, termasuk perikanan skala kecil. Bagaimana langkah yang harus dilakukan oleh perusahaan kecil dalam menerapkan ISO 22000?

Langkah Pertama: Lakukan Proses Pengkajian terhadap Kesesuaian Infrastruktur

Bagi beberapa perusahaan kecil, untuk memenuhi persyaratan yang distandarkan dalam penerapan Standar GMP yang tepat memang terlihat mahal, namun harus diamati dengan melihat nilai yang dikeluarkan oleh perusahaan adalah suatu bentuk investasi jangka panjang yang sangat tepat untuk dioptimalkan dalam kaitan pengembangan dan strategi pasar perusahaan.

Langkah Kedua: Melakukan Pelatihan Karyawan

Lakukan proses pelatihan terhadap karyawan dan memastikan bahwa pelatihan yang dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan itu sendiri. Pastikan bahwa seluruh karyawan mendapatkan pelatihan yang tepat dan dijalankan oleh provider yang baik sehingga aspek kompetensi dari karyawan tersebut terpenuhi.

Langkah Ketiga: Melakukan Proses penyusunan dokumen
Sedikit berbeda dengan perusahaan besar, proses penyusunan dokumen pada perusahaan kecil harus memperhatikan tingkat kepraktisan dan kemudahan dalam menjalankan implementasinya. Dalam perusahaan kecil, kadangkala proses pekerjaan dijalankan secara multitask, artinya satu indiidu orang menjalankan banyak pekerjaan. Pastikan juga jangan menyebabkan perusahaan terjebak dalam kondisi banyaknya pekerjaan dokumentasi.
Langkah Keempat: Kegiatna Internal Audit
Harus dapat dipastikan bahwa kegiatan internal audit dapat dijalankan sesuai dengan persyaratan. Mengingat kapasitas perusahaan yang masih sederhana, justru dapat memberikan nilai positif dalam melakukan kegiatan audit internal yang detail serta optimal.
Demikian empat langkah yang dapat dilakukan oleh perusahaan skala industri pangan kecil untuk mengaplikasikan ISO 22000, pilih provider badan sertifikasi yang tepat untuk dapat memastikan bahwa penerapan program ISO 22000 dapat dijalankan secara optimal. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)

Rabu, 18 April 2012

Keuntungan Penerapan Sistem ISO 22000


Banyak perusahaan di bidang industri makanan, masih melihat bahwa penerapan sertifikasi ISO 22000 dalam perusahaan adalah suatu investasi mahal yang tidak akan berpengaruh langsung terhadap sistem operasional yang ada dalam perusahaan. Apakah pendapat itu benar? Sebenarnya banyak hal yang dapat menjadi pertimbangan dalam penerapan Sistem ISO 22000 dan dapat memberi keuntungan terhadap perusahaan dibandingkan dengan hanya melakukan proses penerapan HACCP.
(1) Adanya Evaluasi terhadap aplikasi sistem HACCP dalam perusahaan
ISO 22000 seperti dalam penerapan Sistem ISO lainnya menggunakan konsep PDCA (Plan Do Check & Action) sehingga dimana semua perencanaan yang ada dalam perencanaan HACCP termonitor dan ditangani dengan tepat. Setiap ketidaksesuaian yang muncul dalam analisis bahaya tersebut akan ditetapkan tindakan perbaikan dan pencegahannya sehingga tidak akan menyulitkan perusahaan dalam proses implementasi sistem yang ada.
(2) Pemenuhan undang-undang dan persyaratan ataupun regulasi
Salah satu hal yang penting adalah dalam penerapan Sistem ISO 22000 perusahaan berkomitmen terhadap kesesuaian peraturan dan regulasi yang ada. Lalu apa keuntungannya? Secara investasi jangka pendek mungkin mengeluarkan biaya tinggi, namun dalam investasi jangka panjang akan sangat tepat karena akan menghilangkan resiko ancaman dari ketidakpuasan konsumen ataupun pemerintah terhadap kualitas dan keamanan pangan produk.
(3) Sertifikat sebagai komitmen bisnis
Sertifikasi ISO 22000 merupakan suatu bentuk perwujudan fisik dari komitmen industri pangan yang benar-benar sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Dimana komitmen ini memberikan nilai positif dalam konsep kompetisi dengan bisnis sejenis.
(4) Adanya komunikasi dan pengembangan kompetensi
Industri pangan tidak hanya didukung oleh sumber daya manusia yang berada dalam konsep internal perusahaan saja, namun juga melibatkan pemasok dan distributor. Adanya program sertifikasi ISO 22000 memberikan bukti nyata terhadap konsep komunikasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang diaplikasikan dan dikembangkan di dalam perusahaan.Melihat nilai keuntungan ini, ada baiknya dari pengusaha maupun pihak konsumen mengubah persepsi positif tidak hanya melihat dari aspek jangka pendeknya dari penerapan sistem. Strategi serta pengembangan bisnis yang tepat dapat mengoptimalkan arti dan konsep bisnis yang dimiliki dalam industri pangan, termasuk komponen pendukungnya. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)

Aplikasi Pest Control dalam Industri Pangan


Banyak perusahaan dan industri makanan melihat bahwa pest control adalah suatu bentuk pelengkap untuk memastikan bahwa industri pangan tersebut memenuhi persyaratan Sistem ISO 22000 ataupun HACCP atau bahkan hanya untuk menembus audit eksternal saja. Padahal banyak ditemukan dampak negatif yang terkait dengan ketidaksesuaian aplikasi pest control yang apabila tidak dilakukan secara cermat dapat beresiko terhadap keamanan pangan.Dampak negatif dari proses aplikasi pest control yang tidak tepat tersebut adalah:
1) Resistensi dari hama
Proses pemusnahan pest ataupun hama dengan proses dan metodologi yang tidak tepat dapat menyebabkan hama menjadi resisten dan lebih sulit untuk dimusnahkan. Dalam beberapa hal, perusahaan mengalami kerugian karena akan melakukan proses investasi yang cukup tinggi terkait dengan proses penanganan aplikasi pest control yang dijalankan dalam perusahaan.
2) Pemusnahan hama yang tidak tepat
Proses aplikasi pest control memiliki tingkatan dalam proses penanganannya. Banyak perusahaan pest control lebih mengutamakan bahan kimia yang sebenarnya menjadi suatu bentuk solusi sapu jagad yang dapat memnyebabkan status dan kondisi pemusnahan hama yang ada dalam perusahaan menjadi suatu bentuk penanganan jalan pintas yang tidak tepat bagi proses aplikasi pengembangan industri pangan. Dalam industri pangan sebaiknya dilakukan proses evaluasi terhadap aplikasi pest control yang sangat tepat dan sesuai dengan kondisi yang ada di lapanan sehingga akan sangat membantuk perusahaan dalam proses aplikasi pest control itu nantinya.
Ketidaktepatan pemusnahan hama juga dapat menjadi suatu nilai negatif karena bisa saja pemusnahan hama yang dilakukan justru memunculkan adanya hama lainnya yang dapat menyebabkan perusahaan mengalami permasalahan dalam proses operasional yang dijalankan.Lalu bagaimana cara melakukan proses aplikasi pest control yang tepat.
1) Seleksi Perusahaan Pest Control
Lakukan proses dan evaluasi dari pemasok yang menjalankan kegiatan pest control tersebut. Salah satu nilai penting yang harus dijalankan dalam proses seleksi adalah lakukan proses pencarian perusahaan pest control yang penetapan aplikasinya dilakukan dengan melalukan proses survey dan penanganan yang tepat sesuai dengan industri dan kondisi operasional proses perusahaan Anda. Pastikan perusahaan tersebut memiliki tim teknisi yang kuat dan R&D yang tepat untuk melakukan proses assessment di dalam perusahaan Anda sebelum menjalankan aplikasi pest control. Sehingga dengan proses pengembangan dan riset yang tepat inilah optimalisasi dari program pest control di perusahaan Anda dapat berkembang secara optimal.
2) Proses pengembangan dan operasional sanitasi
Bagaimana cara melakukan proses penetapan dan proses operasional sanitasi yang tepat, itu adalah kunci utama dalam proses pengembangan operasional dari program pest control. Sanitasi yang kurang memadai dapat meningkatkan potensi perkembangan hama dan memunculkan daya tarik kedatangan hama. Lakukan proses integrasi yang tepat antara aplikasi sanitasi dengan proses operasional pest control yang dijalankan.
3) Program Pelatihan
Lakukan proses pengembangan kompetensi sumber daya manusia dalam perusahaan Anda dengan aplikasi dan pengembangan kompetensi terhadap pengendalian hama. Meskipun proses pengendalian hama di perusahaan Anda dilakukan oleh perusahaan lain, bukan berarti bahwa karyawan dalam perusahaan tidak memahami secara tepat proses penanganan dan aplikasi dari kegiatan dan program pest control. Tujuan dari program pelatihan ini adalah meningkatkan nilai keterlibatan karyawan dalam program pest control serta untuk memiliki kapasitas yang tepat dalam proses penanganan dan verifikasi terhadap program pengendalian hama dalam perusahaan.Segeralah perusahaan Anda mulai memperbaiki konsep pengembangan program pengendalian hama yang tepat. Dalam industri pangan, kontaminasi dari serangga dan hama lainnya masih menjadi momok yang dapat menjatuhkan kredibilitas bisnis Anda. Lakukan proses konsultasi dan pencarian referensi yang tepat terkait dengan pest control yang ada dalam perusahaan Anda. (tri_hartono2002@yahoo.com, 081335632084)