Dalam mengaplikasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, khususnya berbasiskan GFSI (Global Food Safety Inisiative), perusahaan dapat menjalankan program sertifikasi FSSC sebagai salah satu alternatif di luar BRC (British Retail Consortium) dan IFS (International Featured Standard). Di tahun 2017 ini, FSSC melakukan proses pembaharuan atas standar yang dipergunakan.
Berikut ini adalah beberapa perubahan yang menjadi bagian penting dalam pemabaharuan Standar dalam FSSC versi terbaru.
(1) Unannounced Audit
Audit yang tidak diinformasikan menjadi bagian penting bagaimana sistem sertifikasi. Unannounced audit dapat dijalankan dalam bentuk program audit yang dijalankan pada kegiatan sertifikasi awal (pada stage-1 dan stage-2), ataupun pada program resertifikasi. Menjadi tugas yang penting bagi perusahaan untuk dapat
(2) Food Defense
Penambahan untuk memasukkan analisis Food Defense ke dalam pengendalian sistem. Bagaimana perhitungan dijalankan untuk melakukan evaluasi antara resiko dan kerentanan yang muncul. Proses pengkajian terkait dengan Food Defense harus dijalankan minimal dalam 1 (satu) tahun sekali.
(3) Manajemen Allergen
Pengelolaan dijalankan untuk memastikan bagaimana pengendalian dijalankan untuk mencegah adanya kontaminasi silang allergen. Perusahaan harus dapat memastikan pengendalian yang dilakukan tersebut adalah efektif.
(4) Impelementasi ISO 9001:2015
Bagi perusahaan yang mengambil alternatif sertifikasi dalam bentuk FSSC 22000-Q, maka penambahan implementasi ISO 9001:2015 dijalankan selain dengan ISO 22000 dan ISO 22002-1 dan technical standard lain yang menyertai business process yang dijalankan.
Bagaimana perusahaan menjalankan program pembaharuan standar ini? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk memastikan sistem atas standar tersebut dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang ditetapkan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)