Minggu, 12 Juni 2016

Implementasi BAP dalam Industri Perikanan

Dalam industri perikanan dan budi daya perikanan, aplikasi yang terkait dengan penerapan pembaharuan sumber daya dan lingkungan hidup adalah penting dalam industri perikanan.  Bagaimana perusahaan memastikan bahwa komitmen atas kualitas, keamanan pangan dan sustainability dijalankan oleh perusahaan?
Tahap Pertama, Memastikan Kesesuaian Kualitas dan Keamanan Pangan
Pemastian bahwa bidang perikanan menghasilkan produk perikanan yang berkualitas serta aman di konsumsi mulai dari hulu sampai dengan hilir. Termasuk di dalamnya adalah memastikan bahwa pakan yang dipergunakan adalah pakan yang berkualitas. Pemenuhan seluruh persyaratan yang ditetapkan terkait dengan kualitas dan keamanan pangan harus dipastikan dijalankan.
Penerapan atas program sanitasi dan GMP adalah mutlak selain persyaratan dari keamanan pangan HACCP dijalankan. Penetapan atas manual serta Sistem Manajemen Mutu QMS adalah menjadi bagian penting yang harus dijalankan dalam sistem yang dimaksudkan tersebut.
Tahap Kedua, Pemastian Kesesuaian Terkait dengan Lingkungan
Bagaimana proses dipastikan sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan dalam lingkungan. Penggunaan bahan kimia berbahaya serta penanganan limbah yang dapat muncul. Setiap tahapan proses harus dapat dipastikan sesuai dengan persyaratan lingkungan yang telah ditetapkan.
Tahap Ketiga, Kesesuaian terkait dengan Ethical Program
Perusahaan harus dapat memastikan bahwa konsep ethical terjalankan sesuai dengan standar persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah atas ketenagakerjaan, termasuk di dalamnya adalah jaminan sosial, kesehatan serta kesesuaian atas sistem pengupahan.
Proses pembuatan dan pelaksanaan audit dapat dilakukan oleh badan sertifikasi yang telah ditunjuk oleh BAP. Lakukan program perbaikan dan pengembangan atas sistem sertifikasi BAP untuk dapat meningkatkan nilai jual produk. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat mengembangkan usaha perikanan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Kamis, 09 Juni 2016

Global GAP sebagai Komitmen Keamanan Pangan pada Proses Pertanian


Keamanan Pangan, tidak hanya terkait dengan program keamanan pangan dalam proses produksi saja. Salah satu faktor dari keamanan pangan adalah bagaimana memastikan bahwa keamanan pangan tersebut juga berasal dari hulu (proses penanaman). Global GAP sebagai bentuk pemastikan bahwa proses keamanan pangan dijalankan dan menjamin bahwa keberlangsungan lingkungan berjalan.

Dengan menjalankan Global GAP sudah dapat dipastikan bahwa perusahaan/ usaha penanaman tersebut memiliki program implementasi yang tepat dan efektif atas:

(1) Sistem Manajemen Mutu
Dimana perusahaan di dalamnya dapat memastikan bahwa Sistem Manajemen Mutu dalam perusahaan terjalankan dengan baik. Bagaimana suatu aplikasi penanaman dapat dipastikan telah menjamin bahwa hasil panen terprogram dan teraplikasi sesuai dengan standar persyaratan.

(2) Sistem Manajemen Keamanan Pangan
Sistem manajemen keamanan pangan, Global Gap memastikan bahwa usaha penanaman pangan telah dipastikan menjalankan proses penanaman pangan yang sesuai dengan persyaratan keamanan pangan. Termasuk di dalamnya adalah penanganan pasca panen atas produk pangan tersebut.

(3) Sistem Pemastian Jaminan Lingkungan
Dalam program sertifikasi Global GAP, usaha penanaman juga diminta untuk memastikan keberlangsugan dari lingkungan hidup. Tata cara untuk memastikan adanya tata kelola terhadap potensi polusi dan pencegahan pencemaran lingkunan yang melebihi ambang batas.

(4) Ethical Code
Pemastian jaminan atas keselamatan dan kesejahteraan pegawai menjadi poin penting dalam program sertifikasi Global GAP. Memastikan bahwa seluruh persyaratan atas ketenagakerjaan dijalankan adalah penting untuk memastikan kesesuaian atas status persyaratan Global GAP tersebut.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dan efektif dalam program keamanan pangan program. Global GAP . (amarylliap@gmail.com, 08129369926)