Sabtu, 06 Agustus 2016

ISO 22000 adalah Bukan Sertifikasi Belaka

Dalam era kompetisi industri pangan yang semakin sengit saat ini, banyak perusahaan pangan harus dapat memastikan adanya nilai tambah yang dapat dijalankan dalam pengembangan pasar. Namun dalam kondisi aktualnya banyak perusahaan salah mengartikan program sertifikasi hanya berkisar pada biaya dan status "asal" mendapatkan sertifikasi tanpa disertai dengan komitmen dan aplikasi sistem yang tepat.  Banyak perusahaan yang melupakan esensi atas fungsi dan kegunaan terkait dengan pelaksanaan program sertifikasi ISO 22000.

Berikut adalah alasan mengapa perusahaan sebaiknya menjalankan program Sertifikasi ISO 22000 secara "normal".

(1) Perbaikan Kualitas Sistem
Berbeda denga HACCP, penerapan ISO 22000 melaukan pendekatan sistem dengan desain PDCA yang efektif berdasarkan pada kemanan pangan.  Penetapan target atas tujuan yang ingin dicapai oleh sistem dijalankan untuk mengevaluasi sejauhmana sistem berjalan efektif.  Tentu saja hal ini menyebabkan adalah pola perbaikan berkesinambungan mungul dalam desain sistem untuk kemudian ditetapkan dalam desain sistem.

(2) Perbaikan Kinerja SDM (Sumber Daya Manusia)
Dalam ISO 22000, perusahaan menetapkan desain kompetensi yang ditetapkan sebagai bentuk pengendali resiko atas keamanan pangan. Kompetensi organisasi dipersyaratkan untuk kemudian dijalankan dalam mengelola sistem operasional keamanan pangan.

(3) Pendekatan Measurement Control secara tepat
Pendekatan klausul yang sistematis memastikan bahwa measurement control adalah bagian penting sebagai penghilang resiko menjadi bagian penting.  Analisis data dijalankan secara efektif berdasarkan pada data terkait dengan pelaksanaan validasi dalam organisasi.

Bagaimana? Tentunya menarik bagi organisasi/ perusahaan untuk dapat menjalankan ISO 22000 bukan berdasarkan pada sertifikasi saja. Apabila dijalankan dengan tepat, ISO 22000 amat sangat dapat membantu perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)