Rabu, 30 November 2016

Pengendalian Aspek Allergent dalam Produk Pangan

Dalam proses penanganan keamanan pangan, salah satu hal yang terpenting terkait dengan proses pengendalian keamanan pangan adalah allergent.  Dimana allergen adalah bahan protein yang bagi beberapa konsumen adalah bersifat asing dan dapat menimbulkan reaksi penolakan pada konsumen.  Bahkan ditemukan beberapa kondisi konsumen bisa mengalami reaksi yang kuat bahkan dapat menyebabkan kematian. Mengingat tingkat resikonya, dalam pengelolaan keamanan pangan, konsep pengendalian resiko menjadi bagian penting ditetapkan sebagai bahaya.

(1) Pengendalian Bahan Baku
Memastikan komposisi yang terkait dengan bahan baku adalah bagian yang terpenting untuk dapat diidentifikasi terkait dengan isis bahan baku serta komposisi yang ada. Memastikan kembali bahwa seluruh status komponen bahan pangan terkendali. Hal yang pasti untuk tidak boleh dilewatkan adalah memahami konsep allergen berdasarkan pada regulasi yang telah ditetapkan.

(2) Pengendalian Proses
Memastikan bahwa penanganan serta penggunaan peralatan dilakukan pemisahan yang tepat, sehingga kontaminan yang mengandung allergen tidak mendapatkan cemaran antara allergen.  Bagaimana proses dipastikan terkendali dengan batasan komponen allergen yang ada. Pemastian bahwa sanitasi dijalankan sesuai dengan standar persyaratan yang ditetapkan untuk mencegah adanya kontaminasi benda asing ataupun material lain yang dapat mengendalikan resiko allergen.

(3) Pengendalian Label
Melakukan proses pengendalian atas status label yang dipergunakan. Label adalah sebagai bagian penting dalam pemberian tanda terkait dengan status allergen dalam produk.

Lalu bagaimana dengan proses pengendalian atas aspek allergen yang dijalankan dalam perusahaan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pengendalian keamanan pangan dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Pengelolaan Keamanan Pangan pada Produk Pangan Frozen

Dalam pelaksanaan Sistem Keamanan Pangan, pengelolaan sistem manajemen kemanan pangan pada industri produk frozen adalah sangat kritikal dan membutuhkan suatu perhatian khusus dalam proses penanganannya.  Mengapa produk frozen sangat membutuhkan suatu bentuk perhatian khusus?

Produk frozen adalah produk yang diolah sedemikian rupa dan hygienis, sehingga satu-satunya pengendalian yang dapat dilakukan dalam produk adalah temperatur itu sendiri. Melihat hal tersebut, pengolahan harus dapat dipastikan dijalankan dengan seaman dan sebersih mungkin, sehingga potensi kerusakan selama proses penanganan pada temperatur frozen dapat dikendalian secara tepat dan efektif.

Berikut adalah hal yang terpenting yang harus menjadi fokus dalam industri pangan ketika melakukan proses pengelolaan.

(1) Penetapan Resiko Produk
Dalam mendesain Sistem Manajemen Keamanan Pangan, perusahaan melakukan penetapan atas status resiko yang ditemukan dalam proses penanganan produk. Salah satu pertimbangan atas resiko selain dari material/ bahan baku, termasuk potensi cara konsumsi ataupun cara konsumsi yang tidak direkomendasikan dijalankan dalam proses penanganan produk tersebut.

(2) Analisis Metode Proses Produk
Produk yang diproses dengan melalui jalur rantai dingin tentu saja berbeda dengan produk yang dicampur dalam dua tahapan proses, yaitu tahapan proses pemasakan dan pembekuan. Bagaimana perusahaan memastikan bahwa tahapan proses pengolahan tersebut dijalankan sesuai tingkatan resiko yang muncul.


Bagaimana perusahaan memastikan status pengelolaan keamanan pangan dijalankan dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk dapat memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan Pangan dalam perusahaan Anda dijalankan secara tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)