Kamis, 09 Juni 2016

Global GAP sebagai Komitmen Keamanan Pangan pada Proses Pertanian


Keamanan Pangan, tidak hanya terkait dengan program keamanan pangan dalam proses produksi saja. Salah satu faktor dari keamanan pangan adalah bagaimana memastikan bahwa keamanan pangan tersebut juga berasal dari hulu (proses penanaman). Global GAP sebagai bentuk pemastikan bahwa proses keamanan pangan dijalankan dan menjamin bahwa keberlangsungan lingkungan berjalan.

Dengan menjalankan Global GAP sudah dapat dipastikan bahwa perusahaan/ usaha penanaman tersebut memiliki program implementasi yang tepat dan efektif atas:

(1) Sistem Manajemen Mutu
Dimana perusahaan di dalamnya dapat memastikan bahwa Sistem Manajemen Mutu dalam perusahaan terjalankan dengan baik. Bagaimana suatu aplikasi penanaman dapat dipastikan telah menjamin bahwa hasil panen terprogram dan teraplikasi sesuai dengan standar persyaratan.

(2) Sistem Manajemen Keamanan Pangan
Sistem manajemen keamanan pangan, Global Gap memastikan bahwa usaha penanaman pangan telah dipastikan menjalankan proses penanaman pangan yang sesuai dengan persyaratan keamanan pangan. Termasuk di dalamnya adalah penanganan pasca panen atas produk pangan tersebut.

(3) Sistem Pemastian Jaminan Lingkungan
Dalam program sertifikasi Global GAP, usaha penanaman juga diminta untuk memastikan keberlangsugan dari lingkungan hidup. Tata cara untuk memastikan adanya tata kelola terhadap potensi polusi dan pencegahan pencemaran lingkunan yang melebihi ambang batas.

(4) Ethical Code
Pemastian jaminan atas keselamatan dan kesejahteraan pegawai menjadi poin penting dalam program sertifikasi Global GAP. Memastikan bahwa seluruh persyaratan atas ketenagakerjaan dijalankan adalah penting untuk memastikan kesesuaian atas status persyaratan Global GAP tersebut.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dan efektif dalam program keamanan pangan program. Global GAP . (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar