Dalam sistem manajemen keamanan pangan, penerapan PRP (Pre Requisite
Program) adalah penting dan menjadi dasar dari proses penyusunan HACCP.
PRP dalam industri pangan skala menengah dan kecil bukanlah suatu
masalah yang mudah untuk dipecahkan, pertimbangan terkait dengan budget,
nilai jual produk ataupun terhadap kapasitas sumber daya manusia
merupakan hal penting yang harus dipecahkan.
Dalam kondisi dimana
PRP tidak dapat terpenuhi, perusahaan harus dapat memastikan bahwa
Sistem Persyaratan terkendali dan dapat memenuhi persyaratan yang telah
ditetapkan tersebut. Untuk itulah perusahaan dapat menjalankan OPRP
(Operational Pre Requisite Program) yang merupakan bagian penting dari
bagaimana sistem tersebut dijalankan. Lalu apa yang dimaksud dengan
OPRP.
1) OPRP adalah tindakan pengendali khusus yang didesain
untuk memastikan bahwa sistem dapat terkendali. Sebagai contoh
perusahaan yang tidak memiliki metal detector harus menjalankan fungsi
pemeriksaan terkait dengan filter produk, serta adanya aspek resiko
kontaminasi yang masuk ke dalam produk.
2) OPRP adalah tindakan untuk memastikan bahwa bahaya signifikan dapat terkendali dalam batasan yang dapat diterima
Memastikan
adanya sistem pemeriksaan pisau yang digunakan untuk memastikan tidak
adanya pisau yang hilang atau menjadi kontaminan di dalam produk.
Adalah
hal yang sangat penting bagi pelaku praktisi keamanan pangan untuk juga
memastikan OPRP terlaksana, namun pengendalian terkait OPRP itu sendiri
memerlukan suatu sistem verifikasi yang ketat dan efektif.
(amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar