Rabu, 20 Mei 2020

Menyusun Sistem FSSC Pada Produk Kemasan

Penetapan sistem manajemen keamanan pangan dalam produk kemasan, sedikit berbeda dengan proses penyusunan sistem FSSC pada produk pangan.  Adapun untuk jenis kemasan itu sendiri, terdapat perbedaan dalam proses penyusunan sistem yang dijalankan.  Terdapat penetapan kategori atas produk kemasan, yaitu produk kemasan dengan kategori high hygine dan produk kemasan dan kategori low hygiene.

Perbedaan dari penetapan sistem yang dilakukan adalah pada proses penetapan sistem PRP (Pre Requisite Program) yang dijalankan.  Produk dengan kategori high hygiene memiliki proses penetapan PRP yang lebih ketat karena memiliki potensi resiko yang tinggi apabila tidak terproses dengan tepat dalam proses pengolahan pangan.

Sekilas perbedaan tersebut tidak berbeda dengan produk pangan, namun produk low hygiene memiliki konsep atas penetapan PRP disesuaikan dengan analisis resiko yang dilakukan.  Penerapan atas pengelolaan keamanan pangan pada produk kemasan juga tidak luput kepada sistem identifikasi bahaya yang spesifik pada setiap tahapan proses. Perusahaan diminta untuk melakukan proses analisis atas komposisi dari material pembentuk kemasan tersebut. Ada baiknya melakukan kajian atas spesifikasi bahan dengan tepat dan efektif.

Proses pengujian yang dijalankan terhadap aspek control measure, hal ini dilakukan untuk memastikan setiap tindakan yang dilakukan dalam proses pengendalian bahaya sangat efektif untuk dapat dijalankan. Pengendalian bahaya pada pengelolaan produk kemasan, harus dijalankan sesuai dengan best practice yang tepat.


Bagaimana dengan penerapan FSSC pada produk kemasan di industri Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat dalam penyusunan FSSC pada produk kemasan yang ada dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar