Minggu, 27 Februari 2022

Menjalankan Verifikasi Alur Proses yang Tepat dalam Penyusunan Sistem HACCP

 Penerapan standar keamanan pangan dalam perusahaan diaplikasikan melalui sistem HACCP.  Sistem HACCP secara prinsip telah dipergunakan dan diadopsi pada seluruh sistem keamanan pangan, seperti ISO 22000, FSSC maupun sistem sertifikasi lainnya. Keterkaitan ini merupakan bagian dari klausul yang dipersyaratkan dalam standar keamanan pangan.

Namun tidak sedikit perusahaan yang dalam menyusun alur proses mengalami kesulitan dan terdapat kesalahan dalam proses penyusunannya.  Untuk dapat menyusun alur proses secara tepat, berikut ini beberapa hal yang penting menjadi perhatian ketika melakukan proses penyusunannya.

(1) Memastikan Alur Proses Dari Bahan Baku Sampai Dengan Pengiriman Keluar Area Pabrik

Ruang lingkup dari alur proses memperhatikan tahapan mulai dari bahan baku sampai dengan ketika dilakukan proses mulai dari bahan baku sampai dengan produk tersebut keluar area pabrik untuk proses pengiriman.  Mengidentifikasi setiap tahapan proses dengan lengkap, dapat dilakukan dengan melakukan pemantauan langsung di lapangan serta melibatkan prinsip kerja tim.  Proses penetapan alur proses harus dapat dipastikan melibatkan seluruh tim yang ada dalam perusahaan.

(2) Melakukan Verifikasi On-site Alur Proses

Terdapat beberapa kondisi yang harus diperhitungkan dan sangat penting proses verifikasi dilakukan secara on-site. Perubahan pada alur proses dapat dilakukan dengan melakukan audit di lapangan. Dimana setiap tahapan proses yang ada terkait dengan tahapan proses yang dijalankan. Selain melakukan pemastian alir proses, tim juga mengidentifikasi atas peralatan dan proses yang dijalankan terkait dengan potensi bahaya yang muncul.

(3) Melakukan Konfirmasi Proses

Dalam kegiatan proses verifikasi yang dijalankan sesuai dengan standar perysaratan yang ditetapkan, termasuk di dalamnya adalah memastikan bahwa proses sudah dapat terminimalkan atas potensi bahaya yang muncul.  Apabila masih terdapat tindakan yang dapat dilakukan untuk mengendalikan tahapan proses yang tepat, maka proses dapat dikoreksi untuk mendapatkan status pengendalian optimal dari bahaya keamanan pangan.

Pelaksanaan atas tahapan alir proses menjadi bagian penting dalam penetapan HACCP di dalam perusahaan. Pengendalian serta penetapan atas proses meminimalkan resiko dijalankan untuk dapat menghasilkan proses yang aman. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar