Dalam penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan, baik itu HACCP, FSSC, ISO 22000 maupun BRC seringkali kita mendengar informasi terkait dengan validasi dan verifikasi. Seringkali juga, terjadi kesalahan proses penafsiran terkait dengan verifikasi dan validasi itu sendiri. Lalu bagaimana cara membedakan validasi dan verifikasi.
Apa itu Verifikasi?
Verifikasi adalah proses pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan bahwa control measure (tindakan untuk menghilangkan bahaya) adalah efektif ditujukan untuk menghilangkan bahaya tersebut. Verifikasi yang dijalankan dapat dilakukan dengan melakukan proses pengujian produk, kalibrasi, ataupun dengan internal audit. Verifikasi itu sendiri dilakukan dalam periode tertentu setelah control measure dijalankan.
Apa itu Validasi?
Validasi adalah proses konfirmasi yang dilakukan untuk memastikan bahwa control measure yang ditetapkan adalah benar untuk menghilangkan bahaya tersebut. Validasi itu sendiri dapat meruapakn referensi ataupun hasil pengujian/ penelitian yang dilakukan pada masa sebelumnya sebagai bentuk pemastian bahwa control measure yang dipilih adalah efektif. Validasi itu sendiri dilakukan sebelum pelaksanaan control measure dijalankan. Proses validasi adalah termasuk proses verifikasi yang dijalankan untuk memastikan control measure pada periode berikutnya. Contohnya seperti pada proses penetapan shelf life, perusahaan bisa mempergunakan referensi daripada menunggu periode shelf life tersebut dijalankan.
Bagaimana perusahaan Anda menjalankan implementasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk menjalankan Sistem Manajemen Keamanan Pangan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar