(1) Melakukan Proses Identifikasi terkait dengan status regulasi atas keamanan produk
Perusahaan harus memastikan seluruh komponen atau bahan material yang dipergunakan untuk melakukan prosses produksi kemasan. Adalah penting bagi manufacturing untuk memahami tingkat resiko yang dimiliki oleh produk terkait dengan status keamanan produk tersebut. Penetapan atas status resiko menjadi bagian penting untuk memastikan tingkatan status keamanan produk yang akan dijalankan.
(2) Penetapan PRP
Dibandingkan dengan industri lainnya, industri kemasan memiliki standar keamanan khusus yang tidak dapat disamakan dengan sistem standar keamanan pangan lainnya. Bagaimana pengelolaan GMP dan SSOP harus dipastikan relevan dengan tingkat resikonya. Satu hal yang menjadi kepastian adalah bagaimana industri dapat merelokalisasi standar yang efektif sehingga dapat meminimalkan kontaminasi silang.
(3) Pengelolaan Pengendalian Bahaya
Titik kendali bahaya adalah bagaimana memastikan seluruh aplikasi proses produksi yang dijalankan tidak menghasilkan output yang memberikan resiko tinggi atas produk kepada produk pangan yang akan dikemas. Apabila kemasan tersebut memuat informasi labeling dalam kemasannya, adalah penting untuk melakukan pengendalian terkait informasi yang detail sesuai dengan regulasi. Penyimpangan atas informasi yang termuat menjadi bagian penting untuk dikendalikan oleh perusahaan.
Memastikan standar keamanan pangan dijalankan dalam industri Anda adalah bagian penting untuk dapat memastikan sistem terkelola secara tepat dan efektif. Lakukan proses pemastian bahwa perusahaan menggunakan referensi eksternal yang tepat dalam pengelolaan keamanan pangan di dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
(2) Penetapan PRP
Dibandingkan dengan industri lainnya, industri kemasan memiliki standar keamanan khusus yang tidak dapat disamakan dengan sistem standar keamanan pangan lainnya. Bagaimana pengelolaan GMP dan SSOP harus dipastikan relevan dengan tingkat resikonya. Satu hal yang menjadi kepastian adalah bagaimana industri dapat merelokalisasi standar yang efektif sehingga dapat meminimalkan kontaminasi silang.
(3) Pengelolaan Pengendalian Bahaya
Titik kendali bahaya adalah bagaimana memastikan seluruh aplikasi proses produksi yang dijalankan tidak menghasilkan output yang memberikan resiko tinggi atas produk kepada produk pangan yang akan dikemas. Apabila kemasan tersebut memuat informasi labeling dalam kemasannya, adalah penting untuk melakukan pengendalian terkait informasi yang detail sesuai dengan regulasi. Penyimpangan atas informasi yang termuat menjadi bagian penting untuk dikendalikan oleh perusahaan.
Memastikan standar keamanan pangan dijalankan dalam industri Anda adalah bagian penting untuk dapat memastikan sistem terkelola secara tepat dan efektif. Lakukan proses pemastian bahwa perusahaan menggunakan referensi eksternal yang tepat dalam pengelolaan keamanan pangan di dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar