Minggu, 31 Juli 2016

Food Security Program

Program penerapan keamanan pangan selain melihat pada penerapan program pencegahan kontaminasi juga menjalankan program pencegahan atas sabotase atau penipuan atas produk (food adulteration). Program keamanan produk dijalankan untuk memastikan bahwa produk pangan adalah benar-benar terjaga dan tercegah dari seluruh potensi tidak aman yang berpotensi muncul ke dalam produk pangan.

Lalu bagaimana program tersebut dijalankan dalam perusahaan?

Tahap 1: Penetapan Sistem Kontrol Akses
Perusahaan harus dapat memastikan bahwa kontrol akses ditetapkan secara tepat pada area- area yang ditetapkan memiliki resiko tinggi. Penetapan atas pengendalian visitor serta pegawai yang masuk ke dalam area dengan titik kritis tinggi dan beresiko tinggi.

Tahap 2: Penetapan Prosedur Security
Memastikan adanya prosedur security yang dapat memastikan bahwa program keamanan dijalanan dalam perusahaan secara tepat.  Program patroli, review atas catatan/ log keluar masuk barang serta personel ke dalam area kritis.

Tahap 3: Pengendalian Pemasok dan Visitor
Memastikan bahwa seluruh pemasok dan visitor diberikan sosialisasi dan informasi terkait dengan tata cara untuk masuk ke dalam area pabrik/ perusahaan. Pemberian identitas khusus untuk memastikan bahwa seluruh resiko tertangani dengan tepat dan baik.

Tahap 4: Proses Risk Assessment
Menjalankan proses penilaian atas resiko yang muncul untuk memastikan bahwa seluruh resiko terlah terukur dan terkendali. Proses atas risk assessment dijalankan berdasarkan pada hasil survey pekerjaan yang dijalankan dalam perusahaan.

Bagaimana proses pelaksanaan Food Security Program di perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk memastikan bahwa Sistem Manajemen Keamanan Pangan dijalankan secara tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar