Jumat, 29 Juli 2016

Penerapan FSSC dalam Industri Kemasan

Dalam era pemastian jaminan kepada konsumen, adalah sangat penting bagi perusahaan mengikuti standar persyaratan yang terbaik. Dalam industri keamanan pangan, aplikasi atas penanganan keamanan pangan dikembangkan dalam sistem seperti ISO 22000, FSSC, BRC maupun lainnya.

Melihat pada kondisi retail yang ada, penerapan atas Sistem Manajemen Keamanan Pangan mengikuti dasar Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang telah disetujui oleh GFSI (Global Food Safety).  Sehingga tidak salah, apabila perusahaan kemasan juga diminta untuk menjalankan penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan.

Bagaimana penerapan konsep FSSC dijalankan pada perusahaan kemasan?

(1) Menyusun Proses Pre Requisite Program
Melakukan penetapan persyaratan yang digunakan untuk memastikan kontaminasi/ bahaya pangan dicegah kemunculannya.  Bagaimana proses memastikan atas pencegahan yang terkait dengan bahaya pangan dari proses kemasan. Program PRP yang dibangun meliputi program kebersihan dan sanitas, penerapan GMP serta aplikasi dari Personel  Hygiene. Bagaimana konsep program PRP ditetapkan dalam perusahaan untuk memastikan bahwa bahaya yang muncul dapat diminimalkan.

(2) Melakukan Proses Penyusunan HACCP
Melakukan proses penetapan HACCP terkait dengan pengendalian resiko untuk melakukan program pengendalian resiko. Konsep aplikasi pengendalian resiko dijalankan secara sinergi terkait dengan program pengembangan HACCP.

(3) Melakukan Proses Verifikasi dan Validasi Sistem Keamanan Pangan
Perusahaan kemasan harus memastikan terkait dengan verifikasi dan validasi terkait dengan keamanan pangan. Melakukan proses evaluasi terkait dengan program keamanan pangan untuk memastikan bahwa sistem pengendalian yang dijalankan harus tepat. Serta mengkonfirmasikan status kesesuaian sistem yang dibentuk dengan standar yang ada.


(4) Melakukan Proses Evaluasi Program Manajemen Keamanan Pangan
Melakukan proses analisis dan evaluasi terkait dengan pengelolaan program manajemen keamanan pangan yang dijalankan dalam perusahaan. Serta memastikan bagaimana tahapan atas proses dapat dijalankan secara konsisten.  Penetapan atas target yang dipersyaratkan dalam Manajemen Keamanan Pangan harus dapat secara tepat terjalankan.

Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan program penerapan FSSC dalam perusahaan. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar